Surat Untuk Pelukis #6


Teruntuk Pelukisku,

Hallo!! Apa kabar pelukisku? Semoga kamu di sana sehat, ya !
Lalu bagaimana dengan aku? Ah, kondisiku sedang tidak baik. Aku sedang sakit. Mungkin karena cuaca hingga membuatku sakit begini. Musim hujan ini membuat hampir semua keluargaku sakit. Untungnya ibuku tidak. Karena jika sampai ibuku juga ikut sakit, bisa kacau sudah.

Cuaca kali ini memang sangat ekstrim. Aku mendengar dari temanku, katanya di Jakarta rasanya seperti di Puncak. Nah, jika di Jakarta saja terasa seperti di Puncak, bagaimana dengan di sini yang memang dekat dengan Puncak?

Hujan memang membawa berkah. Karena salah satu cara Allah menurunkan rezeki juga melalui hujan. Selain itu, hujan juga sangat berguna bagi kehidupan kita. Coba bayangkan saat kemarin tidak ada hujan, bagaimana? Kekeringan di mana-mana, sumur semuanya kering, untuk mandi saja susah, lalu pohon-pohon mati karena kekurangan air, dan cuaca menjadi panas. Itu hanya sebagian kecil dari masalah yang timbul karena tidak ada hujan. Jadi, kita butuh hujan, atau bahkan sangat butuh.

Tapi pelukisku, hujan juga kadang menyebalkan. Saat kita akan bepergian ke suatu tempat, tiba-tiba turun hujan. Padahal kita sedang buru-buru. Menyebalkan bukan? Atau, karena sering turun hujan, udara menjadi sangat dingin. Jika tidak pandai menjaga kondisi tubuh, bisa gampang terkena flu, atau penyakit lain.  Ya, seperti aku ini. Jika sudah sakit, jangankan untuk bekerja, bangun dari tempat tidur saja rasanya tidak kuat. Akhirnya aktifitas jadi terganggu.

Maka dari itu, sudah semestinya kita “Sedia payung sebelum hujan.” Agar aktifitas tidak terganggu, kesehatan juga terjaga. Karena kesehatan itu sangatlah penting. Percuma punya uang banyak, tapi sakit. Akhirnya semua uang akan habis untuk berobat.

Dan untukmu pelukisku, jaga selalu kesehatanmu. Jangan sampai kamu sakit di sana, ya!


Salam sayang,


Agung Adiwangsa
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

2 comments:

  1. Penulisannya udah bagus mas. Tapi sekedar saran nih ya, inget lho saran doang, sumpah saran aja (apa sih gue hahaha), kurangin basa-basinya dikit deh biar pembaca jadi jelas ini topiknya kemana. Nanti kalo kebanyakan kalimat pengantar bisa-bisa pembaca bosen. Udah sih itu aja. Over all, kereen. \:D/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okey. Noted!

      Gapapa, semua jenis saran diterima di sini. :))

      Delete