![]() |
Di kala mentari sudah lelah bersinar
Engkau datang menutupi redupnya
Menyambut dingin nya malam
Menjemput indah nya bulan
Terbentang menutupi jagat raya
Terpampang di antara jutaan pasang mata
Menghiasi langit dengan warnamu yang merona
Hingga burung burung pun tak segan berterbangan di antara mu
Sosok mu yang selalu di tunggu
Oleh mereka para pencari keindahan itu
Satu per satu berlomba mengambil sedikit keindahanmu
Tapi, tak banyak yang kau pilih untuk mendapatkannya
Hey senja, mau kah kau datang kemari?
Untuk menghiasi hati yang gelap ini
Hei senja, mau kah kau datang padaku?
Untuk menghibur hati yang sedang pilu
Hey senja, bolehkah aku meminta secuil dari dari sejuta warnamu yang indah itu?
Terpampang di antara jutaan pasang mata
Menghiasi langit dengan warnamu yang merona
Hingga burung burung pun tak segan berterbangan di antara mu
Sosok mu yang selalu di tunggu
Oleh mereka para pencari keindahan itu
Satu per satu berlomba mengambil sedikit keindahanmu
Tapi, tak banyak yang kau pilih untuk mendapatkannya
Hey senja, mau kah kau datang kemari?
Untuk menghiasi hati yang gelap ini
Hei senja, mau kah kau datang padaku?
Untuk menghibur hati yang sedang pilu
Hey senja, bolehkah aku meminta secuil dari dari sejuta warnamu yang indah itu?

EYD-nya masih berantakan.
ReplyDeleteNyawa dari puisinya sih udah lumayan dapet, tapi kalo dari kata-katanya masih kurang ngalir.
Coba pilih diksi yang tepat lagi.